welcome into the fleworld

Monthly Archives: December 2011

Internet…blog…dan kepenulisan.

Tiga kata tersebut tampak berdiri saling serius satusamalain. Setidaknya menurut kerutan di jidat saya yang mengetikannya. Kemudian enter, dan speechless. Menghela nafas, lalu mulai mengetuk papan kunci laptop di depan saya.

Berawal dari saran seorang teman baik di tahun 2004, saya mulai berkenalan dengan blog. Saat itu saya nihil dalam ketik mengetik. Tapi fasilitas internet di kampus saya menjerembabkan saya berkubang di dalamnya.

Dirunut dari belakang, line internet yang mahadahsyat pada zamanku mengenal blog memang sudah tersedia di UKM saya, UKM Radio Kampus. Entah bagaimana caranya, teman-teman saya ini (lebih tepatnya senior saya) mengajukan proposal kepada pihak kampus hingga tersedialah jalur internet di UKM kami. Note: hanya di UKM kami. Yang pada masa itu, line internet sungguh-sungguh barang mahal dan langka, tapi kami seperti dijor dan difasilitasi oleh kampus. Kemudian saya pun mulai bersentuhan dengan globalnya internet. Fitur-fitur dunia maya begitu banyak dan memikat, hingga entah bagaimana menarik perhatian saya. Candu yang manis untuk siapa saja yang mau apa saja. Singkatnya, setelah dibekali alamat blog, saya mulai utak-atik isinya. Beruntunglah saya, alamat yang diberikan bukanlah alamat palsu, hingga saya tidak perlu mengikuti jejak ayu ‘Ting ting’ yang berjualan bakso (eh, maaf) menyanyikan lagu fenomenalnya tersebut.

Begitu saya buka halamannya, dan klik sana sini, keterpukauan ini membuat saya rajin menulis. Ketika ide sedang tidak muncul batang hidungnya, meminta bantuan orang mencari tema adalah hal yang saya lakukan. And, you know what? Jawaban mereka selalu, tulislah apa saja. Hmm..okay okay. I try to stop asking about the topic, and follow their suggestion. Begitulah keranjingan saya menulis. Hampir setiap ada waktu, saya post. Dan seterusnya. Tapi setelah beberapa kejadian yang mengubah jalan hidup saya, membuat tidak sering tandang ke kampus, akhirnya blog dan kepenulisan tergeletak begitu saja. Dan saya melupakannya. Jauh dlam lubuk hati, masih ada asa menulis disana. Dan alam bawah sadar saya meresponnya. Namun, sementara waktu (waktu yang lama saya rasa, karena 2005-2011 itu lebih dari lima tahun) saya menangguhkannya hingga menemukan waktu yang tepat, karena kemudian hubungan kami (saya dan internet) putus nyambung beberapa lama.

Dan saya pun berjauhan dari internet hingga sekarang.

Kriik kriik…(backsound suara jangkrik)

Memang, sudah lama saya memimpikan mempunyai line internet sendiri.. tapi tidak mungkin kan cling’ begitu saja. Hehe, butuh usaha ekstra ternyata. Mungkin untuk beberap orang, hal ini tidak seberapa susahnya. Tapi, buatku, ini adalah perjuangan.

Hah? Perjuangan???

Hmm, let’s think.

Buat saya, apa sih yang enggak perjuangan. Lahirnya saya ke dunia ini pake perjuangan lho. Dan Sembilan bulan sebelum itu, sel-sel yang membentuk saya pun sudah melakukan perjuangan hingga terbentuklah bakal calon saya yang saat itu masih berupa embrio mirip kecebong. Nah, jelas kan sekarang? Semua-mua adalah perjuangan. Orang partai aja yang perjuangan kok (eits, Cuma ngomong lho, gak ada tendensi apa-apa). Terlebih lagi mandi. Bagi saya adalah perjuangan (ini Cuma usaha saya untuk jujur pada diri sendiri. So, don’t mention it. okay). See? Keren kan? Daripada berpantang mandi?? Hehhhehe. It means, saya masih suka mandi walaupun terpaksa. terpaksa karena tuntutan waktu, tugas, profesi, dan tetekbengek lainnya, yang membuat saya toh akhirnya mandi juga. Hebat ya perjuangan saya (okay..okay.. stop here).

Dan saya merasa, waktu yang tepat adalah kini. Karena Alhamdulillah sekarang line sudah ada meskipun hanya modulator demodulator yang mengubah sinyal radio menjadi alat komunikasi dua arah dan bukan line serat optik yang superfast, kehausan saya akan grandpa Google dan dunia maya sudah terpenuhi.

Akhirnya hari itu datang juga, dan inilah hasilnya.

Racauan macam nenek sihir baca mantra. Tapi ya„, ini demi kepuasan pribadi (‘lil bit selfish, sorry. Lol please..). yang suka, monggo lanjut, yang tidak suka silahkan menenangkan diri dahulu sebelum terkontaminasi emosi. Hehhe. Yang mau lewat aja juga silahkan. Yang jelas, saya menulis untuk diri sendiri dan orang lain (hedeh..).

Hope you like it ya..hehhe

Kalo gak suka, ya kasi jempol gitu. (yeee maksa!!)

Wkwkkwkkwk

Bisa digeratakin orang sekampung nih…

Yang jelas, mari budayakan membaca.

Kalau bukan kita, siapa lagi dong 😀

Zzzz…. ‘sorta cliché. Lol.

Gracias muchas ya sudi mampir 😀

Hasta la vista. Viva fleyora!!!